9 April 2013
Market Review
* Euro Abaikan Kecemasan Tentang Portugal. Euro menguat versus Dollar AS seiring
kekhawatiran atas kemampuan Portugal dalam mempertahankan program bailout teredam oleh
penurunan tajam yield obligasi Spanyol dan Italia. Rencana pelonggaran BoJ telah mendorong
investor Asia untuk memburu aset-aset zona Euro yang ber-yield lebih tinggi. Kendati demikian,
prospek mata uang tunggal masih dibayangi oleh kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi di
blok Euro dan spekulasi pelonggaran kebijakan moneter dari European Central Bank.
* Outlook Suram Ekonomi Inggris Terus Membayangi Sterling. Sterling merosot versus
Greenback di tengah kehati-hatian para investor dan spekulan terhadap prospek ekonomi Inggris
dan potensi pelonggaran lebih lanjut oleh Bank of England. Meskipun pada pekan lalu BoE telah
memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dan program QE mereka tidak berubah, mayoritas
pelaku pasar percaya jika pelonggaran lebih lanjut akan dilakukan setelah Mark Carney mengambil
kemudi BoE pada bulan Juli mendatang. Rilis minutes pertemuan BoE pada pekan depan juga
berpotensi membebani Sterling, jika lebih banyak anggota MPC yang mendukung ekspansi QE.
* BoJ Mulai Beraksi, Yen Kian Terdepresiasi. Yen terperosok hingga mendekati posisi
terendah 4-tahun terhadap Dollar AS setelah Bank of Japan memulai program pelonggaran moneter
yang agresif sebagai upaya untuk memerangi deflasi berkepanjangan. BoJ mengawali pembelian
obligasi pada hari Senin, sembari mengatakan akan membeli ¥1 trilyun obligasi pemerintah bertenor
antara 5-tahun dan 10-tahun, serta ¥200 milyar obligasi bertenor lebih dari 10-tahun.
* Portugal Rencanakan Pemangkasan Anggaran Belanja. Portugal akan menjalankan
pemangkasa belanja yang lebih dalam tahun ini dan menolak kenaikan pajak setelah Mahkamah
Konstitusi menolak rencana untuk menunda pembayaran gaji bulanan pegawai negeri dan
pensiunan. “Saya akan memberikan instruksi kepada menteri-menteri untuk melanjutkan dengan
pemangkasan anggaran operasi yang dibutuhkan untuk menggantikan apa yang telah ditolak oleh
Mahkamah Konstitusi,” ucap Perdana Menteri Pedro Passos Coelho di London. “Pemerintah tidak
menerima kenaikan pajak, yang mana menjadi solusi pilihan dalam interpretasi Mahkamah Konstitusi.”
* Stimulus BoJ Kuatkan Nikkei. Bursa saham Asia bergerak mixed seiring meningkatnya
ketegangan di Semenanjung Korea berhasil menggerogoti optimisme investor pasca peluncuran
kebijakan moneter BoJ yang sangat agresif. Nikkei rally setelah BoJ utarakan akan melaksanakan
program pembelian aset tidak terbatas hingga target inflasi 2% tercapai. Kospi terpuruk seiring
memburuknya hubungan politik Korea Utara dengan Korea Selatan.
* Wall Street Rebound; Saham Alcoa Menanjak Jelang Earnings. Bursa saham AS
berhasil mengembalikan penurunan pada awal sesi untuk ditutup dekat level tinggi sesi pada hari
Senin, namun investor masih ragu memasuki pasar menjelang musim earnings. Perusahaan
produsen Aluminium yang juga komponen Dow, Alcoa, akan melaporkan hasil earningsnya pasca
penutupan, yang secara tidak langsung menandakan dimulainya musim laporan hasil earnings
kuartal pertama. Analis memperkirakan earnings sebesar 8 sen per lembar saham pada pendapatan
senilai 5.88 milyar dollar.
* Emas Tergelincir, Masih Rapuh. Emas beranjak turun pada hari Senin, setelah sempat naik
hampir 2% pada sesi lalu, seiring investor memangkas posisinya pada emas untuk berinvestasi pada
aset beresiko lainnya seperti bursa saham. Pada grafik harga, emas nampak rentan untuk turun
menguji level rendah 10 bulan yang disentuh pekan lalu, ucap analis. "Nampaknya hari ini selera
resiko pasar pulih dan itu dapat menjelaskan pelemahan pada harga emas," ucap Carsten Fritsch
analis Commerzbank. "Harga masih nampak rapuh dalam jangka pendek setelah penurunan tajam
menuju level terendah dalam 10 bulan pekan lalu dan level tersebut dapat kembali diuji pekan ini
mengingat berlanjutnya aksi jual emas pada ETF dan posisi bearish jangka pendek oleh investor
* Resiko Geopolitik Picu Rebound Harga Minyak. Harga minyak naik pasca penurunan
mingguan terbesar dalam 6 bulan seiring bentrokan pihak militan dan pemerintah di Nigeria dan
diskusi Iran dengan negara besar dunia gagal mencapai kemajuan. Grup pemberontak di Nigeria,
negara produsen minyak mentah terbesar di Afrika, mengatakan telah membunuh 15 petugas
keamanan dalam serangan pada daerah Bayelsa. Iran dan 6 negara besar dunia gagal mencapai
kesepakatan mengenai proyek nuklir Iran, dan tekanan untuk sanksi tambahan akan meningkat.
* Apple Raup Pendapatan Terbesar Pada Penjualan Aplikasi. iPhone milik Apple
mungkin tidak menjadi smartphone yang paling dominan di seluruh dunia, namun raksasa teknologi
itu mendominasi dalam hal pendapatan penjualan aplikasi mobile, menurut studi belakangan ini.
Pada kuartal pertama, produsen iPhone tersebut mencakup hingga 74% dari total pendapatan dari 4
toko aplikasi besar termasuk Google Play, toko Windows Microsoft dan BlackBerry World, menurut
studi oleh Canalys. Total penjualan aplikasi selama kuartal pertam keempat toko aplikasi tersebut
mencapai 2.2 milyar dollar, yang artinya Apple mencakup sekitar 1.63 milyar dari total keseluruhan.
* Airbus Rambah AS, Boeing Makin Terdesak. Setelah bersaing selama bertahun-tahun
dengan Boeing untuk pesanan pesawat jet komersil dan militer di AS, Airbus kini masuk ke dalam
AS. Airbus memulai pabrik perakitan pertama di AS dan banyak yang mempercayai bahwa ini adalah
awal ekspansi Airbus ke Amerika. "Ini merupakan hari yang baik bagi kami," ucap Fabrice Bregier,
CEO Airbus. "Ini akan berarti kami adalah satu-satunya perusahaan di dunia yang memiliki tempat
perakitan di Amerika, Eropa, dan Asia.”
Technical Outlook
* EUR/USD. Bias bullish dalam jangka pendek. Secara keseluruhan kami masih lebih memilih
skenario bearish. Sell di sekitar area 1.3100 adalah ide bagus dengan stop loss ketat seiring break
dan level penutupan harian di atas area 1.3100 akan menghambat outlook bearish dan harga
kemungkinan akan mencari arah baru, namun menjaga bias bullish tetap kuat dalam jangka pendek.
Support terdekat ada di sekitar area 1.2960 – 1.2920, break ke bawah area tersebut dapat
membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menguji area 1.2870.
* GBP/USD. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1.5380, break dan level penutupan
harian di atas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area 1.5445. Untuk
pergerakan turun, support terdekat ada di sekitar area 1.5270. Break ke bawah area tersebut dapat
membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menguji area 1.5215.
* USD/JPY. USDJPY memiliki momentum bullish yang kuat, secara teknikal fakta ini mengakhiri fase
koreksi bearish dan mengembalikan outlook bullish menuju area 99.60, break konsisten ke atas area
tersebut dapat memicu momentum bullish lanjutan menuju area 100.30. Untuk pergerakan turun,
support terdekat ada di sekitar area 97.00, break ke bawah area tersebut dapat memicu koreksi
bearish lanjutan kembali menguji support kunci pada area 97.20.
* XAU/USD. Bias masih bullish untuk jangka waktu mingguan menuju area 1500, terutama jika harga
dapat menembus ke bawah area support 1540 dan 1522. Resisten terdekat ada pada area 1583, break
ke atas area ini dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju resisten kunci pada area 1600. Hanya
break ke at as area ini yang dapat menghambat momentum bearish saat ini.
* Hang Seng Futures. Bias masih bearish menguji support kunci pada area 21500, break ke
bawah area ini dapat menambah momentum bearish menguji area 21275. Sementara kegagal untuk
menembus ke bawah 21500 dapat memicu koreksi bullish menuju resisten terdekat pada area 21915
sebelum melaju menuju area 22150 atau bahkan 22410.
* Nikkei Futures. Bias masih bullish menuju 14000 dalam jangka panjang, terutama jika harga
dapat menembus ke atas area 13440 dan 13650. Support terdekat ada di sekitar area 13000, break
ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish lanjutan menuju area 12850. Secara keseluruhan
kami masih bullish terhada Nikkei sebagai dampak dari stimulus BOJ.
Pivot Levels
EUR/USD 1.2850 1.2926 1.2968 1.3002 1.3044 1.3078 1.3154 Bullish
GBP/USD 1.5055 1.5168 1.5212 1.5281 1.5281 1.5325 1.5394 Bullish
USD/JPY 95.78 97.32 98.34 98.86 99.88 100.40 101.94 Bullish
USD/CHF 0.9275 0.9311 0.9311 0.9347 0.9368 0.9383 0.9419 Bearish
AUD/USD 1.0239 1.0317 1.0364 1.0395 1.0442 1.0473 1.0551 Sideways
Hangseng 21313 21488 21563 21663 21738 21838 22013 Bearish
Nikkei 12735 13005 13185 13275 13455 13545 13815 Bullish
KOSPI 249.25 251.65 252.75 254.05 255.15 256.45 258.85 Bearish
DOW 14237 14380 14472 14523 14615 14666 14809 Bullish
Gold 1544.22 1559.33 1566.01 1574.44 1581.12 1591 1604.66 Bullish
OIL 90.66 91.95 92.74 93.24 94.03 94.53 95.82 Bullish






0 komentar:
Posting Komentar