Senin, 11 Februari 2013

Analisa Emas


Analisa Emas - 12 Februari 2013

Tuesday, February 12, 2013


 Harga emas diperdagangkan melemah tajam selama sesi perdagangan Senin (11/2), mencapai titik terendah hariannya pada $1,643.40, menyusul sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa para pejabat negara anggota G-7 tengah menimbang untuk melakukan tindakan besar untuk menghindari perang mata uang (currency war). Penurunan tajam pada pasar komoditas secara keseluruhan juga diperparah menyusul berlakunya margi perdagangan yang yang lebih rendah oleh CME yang akan berlaku setelah penutupan pasar Selasa (12/2).


Emas berjangka kontrak April diperdagangkan anjlok dan ditutup pada kisaran $1,649.10, turun sekitar $17.80 atau 1.1% dari sesi penutupan sebelumnya. Spot emas ditutup turun sebesar $18.70 atau 1.12% berakhir pada $1,649.50, sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,669.30 dan serendah $1,643.40.

Dalam berita terakhir yang beredar mengemukakan bahwa para anggota G-7 mungkin akan melakukan hal besar untuk menghindari perang mata uang (currency war), beberapa anggota G-20 mengatakan bahwa G-7 mungkin akan merilis pernyataan tersebut menjelang pertemuan G-20 di Moskow pada Jum'at (15/2) dan Sabtu (16/2). Beberapa sumber lainnya nyebutkan bahwa anggota G-7 (Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Inggris, Jerman, Prancis dan Italia) telah memulai pembicaraan sejak pekan lalu.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan masih akan diperdagangkan pada kisaran $1,686.60 - $1,661.00, perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut. Penembusan yang terjadi dapat megnindikasi trend harga yang terjadi selama sesi perdagangan berlangsung.

Alternatif Posisi : 
Outlook : Negatif

Short Term Trade :
-   Sell If Break $1,634.70
    Target : $1,632.50 ; $1,630.50 ; $1,628.50

-   Buy If Break $1,652.60
    Target : $1,654.50 ; $1,656.50 ; $1,658.50

sumber ; kedaitrader.com & monexnews.com

       


Analisa Emas - 11 Februari 2013

Monday, February 11, 2013


                                           Mau Trading Mini Lot secara Legal?Klik Di Sini





Emas berjangka kontrak April ditutup turun $ 4.40 atau 0,3%, menetap di $ 1,666.90 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Penutupan pertama dibawah $ 1.670 sejak 31 Januari. Selama sesi perdagangan minggu lalu harga emas berjangka mencatatkan penurunan sebesar 0,2%. Spot emas ditutup turun $3.50 atau 0.21% berakhir pada $1,668.20, sebelumnya harga diperdagangkan hingga serendah $1,664.80 dan setinggi $1,673.30. Selama sesi perdagangan minggu lalu, harga emas spot mencatatkan penurunan sebesar 80 sen atau 0.05%.

Harga emas diprdagangkan melemah menyusul data neraca perdagangan AS yang menunjukkan angka defisit yang lebih rendah dari periode sebelumnya, yang juga memberikan signal yang positif untuk pertumbuhan ekonomi AS.

Dari China , data Januari menunjukkan ekspor melonjak 25% dan impor melonjak jauh lebih tajam sebesar 28,8% dari periode tahun lalu, sementara surplus perdagangan China menyusut hanya sebesar 29,2 milliar yuan dari $31 milliar yuan pada periode bulan sebelumnya. Namun demikian, data tersebut masing-masing berada diatas perkiraan pasar.

Dalam berita terbsru CME group baru saja mengumumkan bahwa CME telah menurunkan margin perdagangan emas , silver, cooper dan platinum. Dimana margin baru akan mulai diberlakukan setelah penutupan pasar sesi perdagangan Selasa (12/2).

Memasuki sesi perdagangan hari ini emas diperkirakan masih akan diperdagangkan pada kisaran $1,686.60 - $1,661.00, perhatikan masing-masing batas atas (resistance) dan batas bawah (support) kirasan pergerakan harga tersebut. Penembusan yang terjadi dapat megnindikasi trend harga yang terjadi selama sesi perdagangan berlangsung.

Alternatif Posisi :
Outlook : Netral

Short Term Trade :
- Buy If Break $1,680.70
  Target : $1,682.50 ; $1,684.50 ; $1,686.50

- Sell If Break $1,665.70
  Target : $1,663.50 ; $1,661.50

Analisa Emas


Analisa EURUSD - 11 Februari 2013

Monday, February 11, 2013



Euro melemah terhadap dolar selama sesi perdagangan Jum’at (11/2), setelah sempat mendekati titik resistance pada 1.3435. Euro terus bergerak turun mencapai titik support pada 1.3355, setelah dirilisnya data resmi perdagangan China dan para investor terfokus pada hasil keputusan kebijakan moneter Presiden Bank Sentral Eropa.

Selama sesi perdagangan Jum’at, euro terhadap dolar diperdagangkan turun 0.23% dan ditutup pada level 1.3365. Pada sesi hariannya, euro sempat mencapai titik tertinggi pada 1.3430 dan titik terendahnya  pada 1.3353.
Dalam konferensi pers Kamis, Presiden ECB Mario Draghi menyatakan pemulihan akan terlihat pada akhir tahun 2013. Ia juga menambahkan bahwa tren euro menguat yang terjadi saat ini dikarenakan kepercayaan para investor di zona euro mulai kembali, meskipun munculnya data mengejutkan dari AS dan perdagangan China.
Departemen Perdagangan AS melaporkan sebelumnya bahwa perdagangan AS mengalami defisit sebesar USD38.5 miliar pada bulan Desember, dari USD 48.6 miliar pada bulan November. Jauh dari harapan analis untuk penyempitan defisit sebesar USD 46 miliar.
Sementara itu di Asia, surplus perdagangan China menunjukkan penurunan pada bulan Januari sebesar USD 29.20 miliar, dari USD 31.60 pada bulan Desember. Jauh diatas ekspektasi analis sebesar USD 22 miliar.
Disisi lain perdagangan mata uang lainnya, euro melemah terhadap pounds dan yen, EUR/GBP diperdagangkan lebih rendah 0.89% menjadi 0.8451. EUR/JPY ditutup turun 1.36% dan menetap pada 123.75.
Memasuki sesi perdagangan hari ini, euro diperkirakan akan diperdagangkan antara 1.3650 – 1.3380.  Dimana, jika range harga bergerak dan menembus batas atas (Resistance) dan batas bawah (Support), maka akan menentukan trend perdagangan hari ini.

Alternatif Posisi :
Outlook : Positif

v  Sell if break 1.3355
Target  1.3335, 1.3315, 1.3295, 1.3275, 1.3255, 1.3235

v  Buy if break 1.3395
Target 1.3415, 1.3435, 1.3455, 1.3475, 1.3495 ,1.3515
                                                         Get Demo & Live Acc